Dear Readers...

Dear Readers...
Sebelumnya makasih banyak-banyak buat semua yang udah sempetin mampir ke blog ini,, sebenernya entah apakah blog ini bisa berguna atau ngga buat teman-teman semua atau ngga,, soalnya yang saya tulis disini cuma sekedar apa-apa yang saya pikirin dan rasain,, :) Blog ini pun sebenarnya kelanjutan dari blog saya sebelumnya yang ini -- click >>> blog.

selamat membaca.. semoga berguna yaa,, ^_^ dan terima kasih..

Tampilkan postingan dengan label depok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label depok. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2016

Hoax dan Tidaknya Informasi Pemutihan Peningkatan Hak Guna Bangunan ke Sertifikat Hak Milik (HGB ke SHM)

Beberapa waktu lalu, saya sempat mendapatkan broadcast message dari beberapa group Whatsapp yang saya miliki. Isinya cukup membuat saya akhirnya coba mem-forward isi WA tersebut. menurut saya ini merupakan info yang bagus dan perlu disebarluaskan, ditambah lokasi kerja saya yang kebetulan di area Depok.. Isi WA nya adalah:

Bpk/ Ibu, untuk yg punya rumah di kota Depok yang sertifikatnya masih HGB, sekarang ini ada pemutihan, dari sertifikat HGB menjadi SHM hanya dgn biaya Rp 60.000 saja.
Silahkan datang ke BPN Depok, bawa copy KTP, KK, PBB asli 3thn terakhir dan copynya. Beli map disana 10.000 + bayar biayanya di loket sebesar 50.000.
Hanya dlm waktu 5 hari kerja, SHGB sdh menjadi SHM
Naahh lumayan kaann,,, :D tapi alih-alih memberi informasi, ternyata teman2 yang saya broadcast malah menanyakan kebenaran informasi itu.. Wadduuh,, harus bertanggung jawab ini pikir saya..

Banyaknya beberapa pertanyaan yang muncul membuat saya juga ikut penasaran, apa bener? apa iya? masa sih? Akhirnya, saya pun mencoba menghubungi Kantor BPN Depok dimaksud. Saya sendiri lupa nama Bapak yang menerima telepon saya, namun yang pasti nomor kantor BPN Depok yang saya hubungi adalah: +62 21 7709895. Bermodalkan informasi dari Google.com, saya mencari informasi tentang pemutihan SHGB ke SHM. Terlampir Alamat Lengkap BPN Depok melalui Google:
BPN Kota Depok  
Government Office · 5.8 km 
Address: Jl. Boulevard Kota Kembang, Sektor Anggrek, Jawa Barat 16413, Indonesia
Hours:
Open today · 8AM–5PM

Setelah menghubungi nomor tersebut dan memilih ekstensi bagian Pendaftaran Hak, saya mendapatkan informasi bahwa broadcast WA yang saya dapatkan ada sebagian benar dan ada juga tidak benarnya. Berikut Informasi yang akhirnya saya rangkum dan saya sebarkan kembali melalui Boradcast Message :

Aku udah tlp..
Jadi kt bapaknya, info itu ada bnr ada ngga nya..
Sbnrnya mnurut bapaknya istilah pemutihan itu ngga ada.. Proses pengurusan itu jg ngga ada batas waktu, bs diurus kapan aja selama masih jam kerja.
Tapi krn istilah pemutihan itu korelasinya sama biaya, akhirnya aku tanya.. Berapa kira2 biaya pengurusan peningkatan dr HGB ke SHM. Menurut bapaknya biayanya Insya Allah udah fix Rp 50.000 saja.

Tapi yg perlu dilihat adalah HGB yg dimiliki itu kapan? Kalau baru aja beli sebulan lalu tentu ngga perlu dicek, krn pasti udah dicek. Tapii.. Kalo HGB yg dimiliki adl waris dari orang tua, atau milik orang tua jaman duluu itu perlu di cek dl keaslian, masa berlaku dsb. Biaya pengecekan itu +-50.000 jadi biaya total +-100.000
Utk mengurus peningkatan HGB ke SHM, bisa langsung dtg ke kantor BPN Depok dengan bawa persyaratan:
1. Sertifikan asli
2. IMB
3. PBB terakhir (th 2016 udh keluar)
4. KTP pemilik hak (re: mungkin untuk jaga-jaga perlu juga dibawa KK)
5. Rekening listrik dan PAM (re: untuk yang menggunakan token, tidak perlu khawatir karena di PLN tetap tercatat
6. materai 6000 2 buah
Nanti disana beli map utk isi formulir. Nanti daftar ke bagian peningkatan hak.

Oh iya,, kata Bapaknya, selain Rp 50.000,- plus sabar, soalnya yang antri banyaak,,
 Demikian informasi yang saya dapatkan, semoga bermanfaat. Semoga berguna untuk semua yang masih ragu-ragu untuk mengurus SHGB ke SHM.

Makasih untuk yang sudah mampir,,

Ps: Kesan  saya yang sempat berpikir staf pemerintahan itu orangnya tidak bersahabat, kurang informatif terbantahkan. Bapaknya baik, sangat informatif dan sangat sabar dalam menjelaskan.


Selasa, 27 Oktober 2015

Night story..


Ia seorang Ibu..
Perawakannya tdk terlalu tua menurutku..
Kulitnya putih bersih, badannya kurus..
Ia memiliki beberapa anak..entah berapa jumlahnya, yg kutahu hanya 2 org yg diceritakan olehnya..
Yg pertama sudah SMA, mengantar dan menjemput sang Ibu menggunakan motor yg masih dicicilnya..
Yg paling kecil, asha namanya, cantik wajahnya. Berusia 2,5 tahun dgn rambut panjang tergerai dan keriting gantung dibagian bawah rambutnya..
Disana ia tinggal bersama Ibunya. Nenek kami memanggilnya, karena memamg usianya tampak sudah cukup lanjut. Sebelumnya sang nenek merupakan kepala asisten Rumah Tangga yg mengkoordinir aktivitas para asisten RT di rmh majikannya terdahulu. Menurut cerita, sebelumnya ia tinggal di Bintaro.. Dan sebelumnya lagi di Tebet..
Kembali dgn sang Ibu..
Saat kutanya dimana kerja sang Bapak.. Ia menjawab di Bekasi, dan ia jg mengatakan bhw saat ini sdh pisah..
Aku tak menanyakan kenapa..dan tak ingin tahu juga..
Kembali aku mendengar ceritanya.. Perjalanan dari rumahnya menuju tempat kerjanya menurutku cukup jauh.. Citayam - Kelapa Gading.. Berangkqt dari rumah sebelum pkl 06.00 pagi.. Naik kereta hingga stasiun Cawang, dilanjutkan dgn kendaraan Omprengan yg membawanya langsung menuju tempat kerja.
Apalah arti perjalananku yg kupikir panjang..
Citayam - Pondok Cina..
Ternyata tdk ada apa2nya dibandung usaha sang Ibu utk menghidupi 2 anak dan sang nenek..
Kita memang hrs sering melihat kebawah agar kita lebih bersyukur..
Terima ksh ya bu..sudah mengingatkanku utk lebih bersyukur..

Jumat, 23 Oktober 2015

View...

What a great view from here..
Universitas Indonesia..
#nofilter
#miphone
#redmi1s
#backcamera

Selasa, 02 September 2014

Langganan Salon Starlight di Margonda Depok (Pondok Cina-Gundar)

Karena baru aja selesai posting tentang review Griya Inan Margonda Depok pada postingan sebelumnya,, saya jadi mau menulis beberapa review tentang salon langganan saya di Starlight Salon Margonda depok..

Starlight Salon
Lokasi: Margonda Raya, Dekat dengan Gunadharma, disamping counter Adidas

Kenapa ini jadi salon langganan saya?

sebenernya saya kesini bukan karena salonnya, tapi karena capsternya yang namanya Mas Sanan.. uhmm,, saya kesini cuma untuk creambath dan hanya mau sama Mas sanan itu,, pernah sewaktu hari, saya kesana dan ternyata Mas Sanan itu sudah tidak lagi bekerja disana. Rasanya ooooo tidaakk,, saya ngga tau lagi mau creambath dimana,, huhuhuhu,, setelah itu saya ngga pernah lagi mau ke Starlight..

tapi beberapa bulan kemudian, ternyata mas Sanan kembali lg ke Starlight,, asiikk,, akhirnya saya baru deh kesana lagi,, hehehe,,,

pijetannya Mas Sanan itu reccomended bangeeett,, enaakk banget,, huhuhu,,,

oh ya,, kalo untuk refleksi di daerah Margonda itu AOKI Refleksi juga recommended kok,, di Margo Residence itu,, coba deh sekali-sekali,,

Pengalaman Perawatan Tubuh Paket Pernikahan di Griya Inan Margonda, Depok

Hari Minggu kemarin, 31 Agustus 2014, saya baru saja mengunjungi Griya Inan di kawasan Margonda Depok. Maksud hati mau lulur, pijat dan mencoba perawatan tubuh lainnya, kali aja di Griya Inan ada paket pre wed nya pikir saya saat itu.

Browsing di internet cari nomor telepon Griya Inan, tidak ada yang bisa dihubungi, akhirnya coba menghubungi Inan salon yang ada di daerah Rawamangun untuk menanyakan nomor telepon Griya Inan Depok.. FYI, nomor telepon Griya Inan Depok Bagi yang membutuhkan adalah:

Griya Inan
Margonda Depok
(disamping Warung Steak, setelah Hotel BUmi Wiyata)
Telp. 021 99629879

Untuk yang belum tau,, Griya Inan ini merupakan salah satu salon yang pengunjungnya hanya wanita. Dulu awalnya saya tahu Griya Inan ini berawal dari Rawamangun, di jalan Tawes,, jalan ikan-ikanan dikawasan Rawamangun, namanya Michiko. Dulu tiap kali saya lewat sana, tampak ria-pria menunggu diluar karena dilarang masuk untuk menunggu pasangannya kesalon. Dari Rawamangun, mulaiklah berkembang ke daerah Kayuputih situ,, dekat SMUN 21 dan terus berkembang. Setahu saya yang didekat SMUN 21 itu namanya Inan Salon. Inan Salon inilah yang kemudian berkembang kebanyak pelosok, termasuk di Margonda Depok.

Setelah menghubungi Griya Inan di Margonda Depok, saya coba mencari tahu dimana posisi pasti griya Inan ini. Ternyata saya hampir saja terlewat. Gedung Griya Inan Margonda Depok berwarna kuning, dan tulisan Griya Inan yang tampak diatasnya berwarna Silver/perak membuat tulisannya tidak terlalu kentara terbaca. Untuk yang mau kesana, Hotel Bumi Wiyata bisa menjadi patokan. Lokasinya setelah Hotel Bumi Wiyata sebelum Warung Steak.

Setelah tiba disana, saya langsung menuju meja kasir yang tampak dipojok ruangan. Disana ada meja dan diatasnya ada beberapa menu paket perawatan yang ditawarkan. Tanya sana-sini, saya langsung menanyakan apakah di Griya Inan ada paket Perawatan pernikahan. Ternyata ada katanya,, harganya Rp 385' sudah lengkap perawatannya. Adapun paket yang ada termasuk didalamnya antara lain:

1. Sauna
2. Massage
3. Lulur/Scrub
4. Estebel (untuk V Are)
5. Bleaching - seluruh tubuh
6. Masker - seluruh tubuh
7. Ratus
8. Estebel (untuk bokong)

Berikut Review saya untuk masing-masing perawatan dan pelayanan Griya Inan

1. Tempat Perawatan cukup nyaman, karena tiap orang mendapatkan satu kamar yang sifatnya private. Sehingga tidak sungkan terhadap pengunjung lain. Hanya saja tempat dimana saya diberikan perawatan, ada jendela yang menuju ke balkon luar yang nantinya akan dilewati olehs etiap pengunjung yang akan menuju kamar mandi. Jendela itu memiliki tirai yang tidak tertutup rapat. Hal ini sedikit membuat saya sedikit risih

2. Ambience yang saya rasakan selama melakukan perawatan disana kurang nyaman karena berisik. Mungkin ekspektasi saya terlalu tinggi, namun karena saat itu saya baru pertama kali ke Griya Inan, mungkin hal itu memang biasa terjadi. Mungkin saya saja yang belum tahu :p. Saya bilang berisik, karena para therapis saling berbincang dan ngobrol di lorong-lorong kamar pengunjung, mereka taerdengar biasa untuk berbincang dan salng bersahut-sahutan dengan berteriak satu sama lain. Selain itu walaupun saya memiliki kamar perawatan sendiri, sepertinya saya tidak memiliki privasi karena therapist lain (yang tidak memegang saya) terlihat mondar mandir keluar masuk ruangan saya untuk mengambil beberapa barang atau menaruh beberapa perlengkapan. Mungkin hal ini biasa terjadi, namun saya merasa agak sedikit kurang nyaman.

3. Perawatan pun dimulai:
- Saat masuk keruang perawatan saya diminta untuk berganti pakaian dengan kemben untuk melakukan sauna. Sauna dilakukan di lantai bawah. Ruang Sauna cukup nyaman dan membuat keringat saya cukup banyak keluar setelahnya.

- Setelah melakukan sauna, saya diminta untuk berganti pakaian dan ditukar dengan kain yang menutupi tubuh agar dapat di massage. Massage yang dilakukan menurut saya kurang memuaskan. Mungkin saya tidak bisa menyamakan dengan pijatan refkesi yang sering saya rasakan, namun saya merasa ada kesan terburu-buru dalam melakukan masing-masing perawatan. Namun saya tidak pungkiri bahwa Mba Therapist yang menangani saya merupakan orang yang baik. saya dan dia kerap bercerita tentang sejarah inan salon, tentang pemilik dan lain sebagainya saat massage dilakukan.

- Setelah massage, kemudian perawatans elanjutnya adalah lulur scrub. Perawatan ini bagus, saya menyukainya. Karena sepulang dari sana saya merasa badan saya bersih.

- Setelah lulur, ada perawatan Estebel V area. saya bingung tadinya seperti apa perawatan ini. Ternayata menurut mba therapist, perawatan ini menganalkan minyak/krim/oil dari Brand Estebel yang ternama dan dapat mencerahkan kulit V Area. Yang tentus aja dengan perawatan yang rutin,, hahaha

- Setelah Estebel saya ditanyakan apakah mau sholat dulu atau tidak. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 18.30, jadi saya putuskan untuk shalat maghrib dulu. Mba therapistnya baik sekali, mengingatkan saya untuk sholat,, huhuhuhu,,, akhirnya saya sholat ditempat akryawan dan dipinjamkan mukena,, waahh senangnya,,

- Setelah Shalat, saya melaunjutkan perawatan dengan Bleaching,, yang amat say sayangkan  adalah saya tidak tahu apa itu bleaching. ternyata bleaching adalah perawatan memutihkan badan dgn krim yang dioleskan ketubuh. Mba nya memang menyampaikan bahwa perawatan ini akan membuat tubuh gatal, tapi saya tidak paham karena belum pernah melakukannya sebelumnya. Begitu krim bleaching dioleskan ketubuh, bau menyengat dari belachin mulai terasa. Bau obat kimia itu mulai menyengat hidung. saat obat krim selesai dioleskan ke bagian tangan, olesan krim merambah kebagian kaki. Namun saat itu tangan dan lengan saya sudah merasa gatal. Mba nya bilang ini merupakan reaksi biasa. Hingga akhirnya tubuh saya selesai di bleaching seluruhnya, gatal di tubuh tidak dapat saya tahan lagi, ditambah ketakutan saya akan zat kimia yang terkandung didalam krim tersebut. Tambah lagi sang therapist menyampaikan nantinya merupakan reaksi biasa kalau tubuh saya merah-merah krn gatal... ooh tidakk,, akhirnya waktu belaching yang semstinya didiamkan selama 15 menit, saya akhiri sebelum 10 menit. Saat saya turun kebawah untuk membilas tubuh dan mandi. tarraaaa bulu pada tangan saya sudah tampak pirang,, o'ouww,,, saya tidak mau lagi belaching,, hiks,, takuut.. :(

- Setelah belaching, proses perawatan dilanjutkan dengan masker tubuh. Saya diminta berdiri dan diolesi masker dan didiamkan beberapa menit hingga kering,, uuuhh pegel juga yaa berdiri lama,, tp saya senang bagian ini,, karena setelah waktunya, saya diminta turun lagi untuk bilas tubuh dan mandi. Dikamar mandi disediakan sabun dan sampo, jad tidak perlu khawatir untuk mandi bersih selama disana. Saya sendiri mandi sebersih mungkin sambil mencuci rambut saat disana. uuu segaaarrrr,,,

- Setelah selesai, saya di ratus. duduk di bangku kayu yang ada lobang dibagian tengahnya. Sekitar 10 menit kemudian ratus selesai. kembali kekamar

- karena saya melakukan penambahan perawatan Estebel Perut yang konon kabarnya membuat perut menjadi lebih kecil, jadi setelah ratus saya melakukan perawatan Estebel utnuk perut. Tekniknya perut dan bokong dipijat agar cream dan oil dari brand estebel tersebut kering dan terserap dengan baik ke tubuh kita.

- Setelah selesai, saya kembali berpakaian. Namun ini yangs deikit saya sayangkan. Saya melihat ada noda di pakaian kemeja saya yang berwarna putih. Saat saya cium, ternyata cream tersebut adalah bleaching. Saya menanyakan ke mba therapist apa yang akan terjado kalau cream bleaching terkena baju. mba nya bilang, baju akan belang.. lemas saya mendengarnya. kemudian saya menyampaikan bahwa baju saya terkena krim bleaching saat tergantung dikamar,, yang say sayangkan,, tidak ada ucapan maaf dari sang mba therapist,, si mba hanya bilang
'ooh gitu,, mba goyang2 kali tadi ya? makanya kecipratan kali sama mba nya?'
'tapi kemejanya untung putih ya,,? jadi ngga keliatan belangnya'
padahal saya sudah bilang kalo saya tidak bergerak saat diolsi cream bleaching,, mana berani gerak,, saya kan takut jadi belang warna kulitnya kalo gerak2.. tapi si mba ngga juga minta maaf. Padahal saya yakin kalau baju saya kecipratan saat mba nya mengolesi tubuh saya dgn krim menggunakan kuas. karena ekerjaan yang dilakukannya memang terlihat  terburu-buru. kejadian ini yang membuat saya kecewa pada akhirnya dengan Griya Inan. Sang mba sama sekali tidak mengucapkan permohonan maaf, dan sibuk mempersiapkan dirinya sendiri untuk pulang. Saat itu memang sudah hampir pukul 20.00, dan saya merupakan pengunjung terakhir disana.

Karena kejadian terakhir itu akhirnya saya memutuskan untuk tidak merekomendasikan Griya Inan Margonda Depok untuk perawatan tubuh selanjutnya,, :( saya tidak mau lagi kesana,, mau cari referensi perawatan tubuh lainnya yang enak aahhh,, huhuhu